Di kantor ada setaaaan!!!

Standar

Disore yang indah disuatu hari yang cerah😀 saya sudah beres-beres buat pulang. Kantor sudah sepi soalnya udah lewat jam kantor. Saya terpaksa telat pulang, gara-gara harus ngecek laporan-laporan dari BPP yang sudah menggunung diatas meja, sebelum besok pagi disetor ke bos saya. Finally selesai juga, saya pun memutuskan untuk secepatnya angkat kaki dari kantor.

Waktu ngelewatin lorong depan dapur, tiba-tiba saya dengar ada suara orang lagi nangis. Oke oke kayaknya ini kejadian klise banget dan udah ratusan kali jadi salah satu adegan di film hantu (terutama film produksi Indonesia:mrgreen: ) seorang cewek (biasanya cantik dan biasanya berbaju seksi) lagi jalan di lorong terus mendengar suara-suara mencurigakan (tangisan, suara orang ketawa, suara orang kentut, dll). Tapi ini nyata dan saya gak sedang pake baju tidur seksi (yaeyalah masa dikantor pakai baju tidur??!!) 😀 . Ngelantur deh.

Back to the story, awalnya saya pikir emang ada orang yang lagi nangis. Kali ada salah satu rekan kantor yang diputusin sama pacarnya. Tapi orang-orang kantor kan dah banyak yang pulang. Dan setau saya cuma tinggal saya sendiri ceweknya yang belum pulang. Sedikit penasaran, saya mencoba mencari sumber suara. Ternyata sumbernya dari dalam kamar mandi yang ada di samping dapur!! Pintunya gak menutup rapat, ada celah sedikit kalau saya (udah gila dan) pengen ngintip ke dalam. Tapi (sumpah deh!) saya gak berani ngintip atau membuka pintunya sekalian. Masalahnya, semakin dekat, suara tangisannya terdengar makin menyeramkan😕 .

Dalam situasi yang baru pertama kali saya alami ini (semoga yang terakhir!!) saya pun menimbang2 beberapa pilihan tindakan yang akan saya lakukan :

1. Membuka pintu kamar mandi dan mencari tau apa yang terjadi, menawarkan tisu dan mengatakan saya turut bersimpati (halah!!😀 ).

2. Nyari nomor telepon Ghostbuster atau minimal Pemburu Hantu ala Indonesia

3.Menyerbu masuk ke ruangan bos saya sambil teriak-teriak histeris (tapi tetap kelihatan manis😛 ) bahwa ada suara tangisan dari kamar mandi kantor dan bahwa gaji saya sepertinya kurang (lho??)

4.Ambil langkah seribu, alias kabur secepat mungkin sebelum si “setan” menyadari keberadaan saya dan mengajak “Nangis Bareng di kamar mandi”. Wew, kalo itu yang terjadi saya terpaksa bilang “ Maaf, saya gak biasa nangis di wc umum”

Dan keputusan saya adalah…. Kabur!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s